SISWA KELAS 4 SD DI UNGARAN DIDUGA ALAMI PERUNDUNGAN SAAT JAM KOSONG, DP3AKB DAN DPRD SOROTI CELAH PENGAWASAN SEKOLA
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran, Kabupaten Semarang, berinisial R, diduga mengalami perundungan dan kekerasan oleh teman sekelasnya saat jam pergantian mata pelajaran ketika guru tidak berada di dalam kelas pada Rabu (23/9/2026). Akibat insiden yang bermula dari permainan kelompok dan aksi saling ejek pasca-pelajaran olahraga tersebut, korban mengalami luka memar, bibir pecah, mimisan, serta trauma psikologis yang membuatnya harus mendapat perawatan medis di RS Hermina Banyumanik. Pihak sekolah telah mendatangi keluarga korban, menyampaikan permintaan maaf, serta memberikan sanksi pembinaan berupa program "Bengkel Akhlak", sementara Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) bersama DPRD Kabupaten Semarang turun tangan menyoroti pentingnya peningkatan pengawasan menyeluruh guna mencegah terulangnya kasus kekerasan di lingkungan pendidikan