KETERLAMBATAN JAS ALMAMATER ISI JOGJA, CERMIN BURUKNYA PERENCANAAN DAN TATA KELOLA KAMPUS
Keterlambatan pembagian jas almamater bagi 1.800 mahasiswa baru ISI Jogja sempat memicu sorotan di media sosial, namun pihak kampus menampik isu kelambatan bertahun-tahun dan menegaskan kendala tersebut hanya bergeser satu hari akibat proses pemilahan ukuran serta pengaturan alur distribusi demi mencegah antrean membludak. Pihak Kehumasan ISI Jogja mengonfirmasi bahwa distribusi langsung diselesaikan di gedung rektorat usai menerima laporan dari BEM, meskipun insiden ini tetap menyisakan kritik terkait lemahnya perencanaan logistik dan pola penanganan kampus yang cenderung reaktif dalam merespons agenda tahunan serta menyikapi nilai simbolis identitas mahasiswa baru.