PAKAR PHARMACY UGM INGATKAN BAHAYA KONSUMSI TANAMAN OBAT TRADISIONAL SEMBARANGAN TANPA TAKARAN YANG TEPAT
Pakar Biologi Farmasi Fakultas Farmasi UGM, Dr. Djoko Santosa, M.Sc., mengimbau masyarakat untuk tidak menganggap semua tanaman obat tradisional otomatis aman dikonsumsi tanpa pengolahan dan takaran yang tepat. Dalam edukasi bersama Kelompok PKK Padukuhan Karanggayam, Sleman, ia menjelaskan bahwa beberapa tanaman herbal seperti daun sirsak, daun rondo noleh, hingga brotowali justru berisiko memicu gangguan saraf serta kerusakan ginjal jika digunakan sembarangan atau terus-menerus. Djoko menegaskan agar masyarakat lebih bijak memanfaatkan herbal, memilih alternatif yang lebih aman seperti sambiloto ketimbang brotowali untuk jamu pahitan, serta tidak mentah-mentah mengikuti tren pengobatan tradisional di media sosial tanpa berkonsultasi dengan tenaga medis.