KAMPUS PERS
KAMPUSPERS Jurnalistik Independen & Terpercaya

TIM PENELITI UNIVERSITAS UDAYANA PETAKAN POTENSI KARBON BIRU TELUK BENOA UNTUK DUKUNG AGENDA CARBON TRADING

A
Admin Kampuspers 7 September 2026, 03:54 WIB
2 min baca 1 views
TIM PENELITI UNIVERSITAS UDAYANA PETAKAN POTENSI KARBON BIRU TELUK BENOA UNTUK DUKUNG AGENDA CARBON TRADING
"Tim peneliti Universitas Udayana (Unud) yang dipimpin oleh pakar penginderaan jauh pesisir FKP, Abd Rahman As’syakur, Ph.D., tengah menjalankan riset strategis berpendanaan Riset Strategis Institusi (RSI) guna memproyeksikan potensi karbon biru serta valuasi ekonomi ekosistem mangrove dan padang lamun di Teluk Benoa. Melalui pemodelan spasial berbasis penginderaan jauh yang dipadukan dengan verifikasi lapangan, penelitian ini dirancang untuk menghasilkan data presisi yang memenuhi standar Measurement, Reporting, and Verification (MRV) guna mendukung skema carbon trading nasional. Keberadaan riset ini sekaligus memperkuat posisi Unud sebagai pusat keunggulan riset pesisir tropis serta mendorong kawasan Teluk Benoa menjadi percontohan nasional pengelolaan karbon biru yang bernilai ekologis dan ekonomis demi mendukung target Net Zero Emission 2060."

KAMPUSPERS (07/09/2026) DENPASAR - Dalam upaya memperkuat posisi Indonesia pada agenda mitigasi perubahan iklim global, tim peneliti Universitas Udayana (Unud) saat ini sedang melaksanakan riset strategis bertajuk “Proyeksi Karbon Biru Ekosistem Mangrove-Lamun di Teluk Benoa dan Sekitarnya serta Valuasi Ekonomi untuk Mendukung Agenda Carbon Trading”.

Penelitian yang didanai melalui skema Riset Strategis Institusi (RSI) Unud ini diketuai oleh akademisi dan pakar penginderaan jauh pesisir dari Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP), Abd Rahman As’syakur, Ph.D.

Riset yang tengah berlangsung ini bertujuan memproyeksikan cadangan dan laju penyerapan karbon biru pada ekosistem mangrove serta padang lamun di Teluk Benoa melalui pemodelan spasial berbasis penginderaan jauh dan verifikasi lapangan, yang kemudian diintegrasikan dengan analisis valuasi ekonomi sebagai rujukan harga dasar (baseline pricing) pasar karbon.

Ketua Tim Peneliti, Abd Rahman As’syakur, Ph.D., menegaskan pentingnya data presisi dalam pengukuran simpanan karbon pesisir tersebut. “Saat ini tim kami sedang intensif melakukan pengukuran lapangan dan pemodelan spasial untuk menghitung kandungan karbon dari vegetasi hingga sedimen tanah.

Kami ingin menyajikan data berbasis ilmiah yang transparan dan terukur agar dapat memenuhi standar Measurement, Reporting, and Verification (MRV) yang dibutuhkan dalam transaksi perdagangan karbon,” ujar As’syakur.

Ia menambahkan bahwa ekosistem Teluk Benoa memiliki dinamika lingkungan yang sangat krusial bagi Bali. “Melalui riset yang sedang berjalan ini, kami tidak hanya mengukur kondisi saat ini, tetapi juga memproyeksikan potensi serapan karbon di masa depan guna menyusun skema kredit karbon (carbon credit) yang inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Pelaksanaan riset ini memberikan dampak komprehensif pada tiga tingkatan utama, yaitu Bagi Indonesia yaitu hasil penelitian ini menyediakan basis data ilmiah terintegrasi untuk mendukung skema perdagangan karbon (carbon trading) nasional, memperkuat komitmen pencapaian Nationally Determined Contributions (NDC), serta mempercepat agenda Net Zero Emission 2060.

Menegaskan komitmen Unud sebagai pusat keunggulan (center of excellence) dalam pengembangan riset interdisipliner berbasis kelautan dan lingkungan pesisir tropis di tingkat nasional maupun internasional.

Terlebih Bagi Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) yakni meningkatkan kapasitas akademik dan reputasi riset FKP Unud, sekaligus membuktikan peran nyata fakultas dalam menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis bukti ilmiah (science-based policy) bagi pemerintah daerah dan pusat.

Melalui keberlanjutan riset RSI ini, Universitas Udayana berharap kawasan Teluk Benoa dapat dioptimalkan menjadi model percontohan nasional dalam pengelolaan ekosistem karbon biru yang bernilai ekologis sekaligus memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!