KAMPUS PERS
KAMPUSPERS Jurnalistik Independen & Terpercaya

INOVASI KAPSUL DAUN SIRSAK MAHASISWA UB RAIH EMAS DI JEPANG, POTENSIAL JADI TERAPI KANKER SERVIKS

A
Admin Kampuspers 4 September 2026, 15:17 WIB
4 min baca 1 views
INOVASI KAPSUL DAUN SIRSAK MAHASISWA UB RAIH EMAS DI JEPANG, POTENSIAL JADI TERAPI KANKER SERVIKS
"Tim mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB) yang diketuai oleh Rossi Imam Prasojo berhasil meraih Gold Medal dan Special Award dalam ajang Japan Design, Idea and Invention Expo (JDIE) 2026 di Osaka, Jepang, berkat inovasi kapsul terapi kanker serviks bernama "Super Nova". Kapsul berbahan dasar ekstrak daun sirsak liar ini memanfaatkan senyawa acetogenin untuk mendorong kematian sel kanker serviks. Dikembangkan selama enam bulan di bawah bimbingan dr. Bayu Lestari, M.Biomed., Ph.D., inovasi berbasis analisis in silico ini rencananya akan diajukan untuk publikasi jurnal ilmiah pada September 2026, serta berpotensi terus dikembangkan melalui uji lanjutan in vitro dan in vivo untuk penanganan jenis kanker lainnya."

KAMPUSPERS (04/09/2026) MALANG - Kapsul terapi kanker serviks berbahan dasar ekstrak daun sirsak liar hasil inovasi tim mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Brawijaya (UB) mendapatkan gold medal dan special award dari ajang Japan Design, Idea and Invention Expo (JDIE) 2026 yang berlangsung di Kansai Airport Conference Halls, Osaka, Jepang, 3-4 Juli 2026.

Mahasiswa yang terlibat dalam penelitian ini ialah Rossi Imam Prasojo (angkatan 2024) sebagai ketua dengan anggota Fajar Mubarok Al Sya’bani, Adara Hulwa Fania, Aryo Jalu Megan Rahmawan, Quincy Esther Stephanie, dan Alika Maulidya yang merupakan angkatan 2025. Tim memilih fokus meneliti pada kanker serviks lantaran banyaknya kasus kanker serviks di dunia.

Tim memilih fokus meneliti pada kanker serviks lantaran banyaknya kasus kanker serviks di dunia. “Kalau dilihat dari latar belakang dan data yang ada, kanker serviks di dunia masih cukup tinggi kasusnya,” kata Rossi, dikutip dari situs Prasetya UB, Jumat (4/9/2026).

Kapsul bertajuk Super Nova ini memanfaatkan kandungan acetogenin dari daun sirsak sebagai bakal terapi untuk menyasar ke metabolisme sel kanker, khususnya pada kanker serviks.

“Kami memanfaatkan daun sirsak liar yang memiliki kandungan acetogenin karena berpotensi mendorong kematian sel kanker,” ujar Rossi.

Rossi menuturkan, pendekatan dalam menjalankan penelitian ini tidak menutup kemungkinan untuk dikembangkan sebagai terapi jenis kanker lainnya. “Sebenarnya inovasi ini bisa dikembangkan untuk jenis kanker lain juga. Cuma untuk penelitian kami saat ini memang difokuskan pada kanker serviks,” terangnya.

Proses pembuatan kapsul Super Nova dimulai dengan pengeringan daun sirsak liar lalu dihaluskan menjadi serbuk. Serbuk itu kemudian melalui tahap ekstraksi menggunakan pelarut untuk menarik senyawa bioaktif dari daun. Hasil ekstraksi selanjutnya disaring dan diolah agar menjadi pekan hingga mendapatkan ekstrak. Ekstrak terlebih dahulu dianalisis untuk mengetahui kandungan senyawa aktif dan potensi biologisnya.

Kata Rossi, proses penyusunan produk memakan waktu enam bulan untuk menentukan ide dan permasalahan yang hendak ditelaah, mencari studi literatur, identifikasi senyawa, lalu pengembangan dan analisis awal SUPER NOVA dengan pendekatan in silico. “Hasil penelitian tersebut kemudian kami bawa ke kompetisi JDIE 2026 di Jepang dan berhasil meraih Gold Medal serta Special Award.

Saat ini, penelitian masih terus kami kembangkan melalui penyempurnaan analisis, molecular dynamics, dan penyusunan proposal penelitian. Target kami pada September 2026 adalah mulai menyusun dan mengajukan hasil penelitian ini untuk publikasi jurnal ilmiah,” tambah dia.

Keberhasilan Rossi dan kawan-kawan di level internasional ini merupakan hasil kontribusi dari dosen pembimbing, dr. Bayu Lestari, M.Biomed., Ph.D.

“Kami memanfaatkan daun sirsak liar yang memiliki kandungan acetogenin karena berpotensi mendorong kematian sel kanker,” ujar Rossi. Potensi untuk terapi kanker lainnya Rossi menuturkan, pendekatan dalam menjalankan penelitian ini tidak menutup kemungkinan untuk dikembangkan sebagai terapi jenis kanker lainnya.

“Sebenarnya inovasi ini bisa dikembangkan untuk jenis kanker lain juga. Cuma untuk penelitian kami saat ini memang difokuskan pada kanker serviks,” terangnya. Proses pembuatan kapsul Super Nova dimulai dengan pengeringan daun sirsak liar lalu dihaluskan menjadi serbuk.

Serbuk itu kemudian melalui tahap ekstraksi menggunakan pelarut untuk menarik senyawa bioaktif dari daun. Hasil ekstraksi selanjutnya disaring dan diolah agar menjadi pekan hingga mendapatkan ekstrak.

Ekstrak terlebih dahulu dianalisis untuk mengetahui kandungan senyawa aktif dan potensi biologisnya.

“Hasil penelitian tersebut kemudian kami bawa ke kompetisi JDIE 2026 di Jepang dan berhasil meraih Gold Medal serta Special Award. Saat ini, penelitian masih terus kami kembangkan melalui penyempurnaan analisis, molecular dynamics, dan penyusunan proposal penelitian. Target kami pada September 2026 adalah mulai menyusun dan mengajukan hasil penelitian ini untuk publikasi jurnal ilmiah,” tambah dia.

"Mereka pekerja tim dan saya lihat mereka itu memiliki pembagian tugas yang cukup efisien. Mereka rasa ingin tahunya cukup baik dan mereka ingin terus melanjutkan proyek ini sebenarnya,” kata Bayu.

Sekarang Super Nova masih ada di tahap in silico melalui molecular docking. Bayu menjelaskan masih perlu proses pengujian in vitro menggunakan sel kanker serviks dan tahap in vivo menggunakan hewan model.

Barulah kemudian inovasi ini dapat dikembangkan untuk memberikan manfaat kepada mmasyarakat.

Tim tak menutupi kenyataan bahwa pengembangan kapsul ini dalam prosesnya menemui kendala pendanaan. Sejauh ini penelitian masih memakai dana pribadi. Namun prestasi Rossi dkk sudah mampu membuat Bayu bangga.

“Kalau saya sebagai pembimbing, jujur merasa bangga dengan prestasi adik-adik mahasiswa. Apalagi adik-adik ini sebenarnya masih semester 2 waktu penelitian itu, masih tahun pertama di Fakultas Kedokteran,” ujar Bayu.

Komentar Pembaca (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!