UGM MENGECAM KEKERASAN TERHADAP MAHASISWA SAAT DEMO DI YOGYAKARTA, BERENCANA TEMPUH JALUR HUKUM
Universitas Gadjah Mada (UGM) menyatakan keprihatinan mendalam atas aksi kekerasan yang menimpa sejumlah mahasiswa termasuk lima mahasiswa UGM dan satu mahasiswa UNY saat menggelar demonstrasi di Simpang Empat Gramedia, Yogyakarta. Wakil Rektor UGM, Arie Sujito, menyayangkan insiden yang dinilainya seharusnya dapat dicegah oleh aparat kepolisian tersebut, serta mengecam keras upaya bentrokan antara mahasiswa dan kelompok masyarakat. Sebagai wujud perlindungan terhadap kebebasan berpendapat dan ruang demokrasi di Yogyakarta, UGM berencana menempuh jalur hukum untuk menuntut pertanggungjawaban para pelaku kekerasan sekaligus mengajak pimpinan perguruan tinggi lain untuk saling berkonsolidasi menjaga keamanan para mahasiswa.