DARI SURVIVAL KE WEALTH CREATOR, UGM MENDORONG EVALUASI TOTAL INDIKATOR KEBERHASILAN UMKM
Peneliti Senior UGM Eddy Kiswanto menegaskan bahwa kebijakan UMKM tidak boleh menerapkan pendekatan one size fits all, melainkan harus disesuaikan dengan tiga kategori keberadaannya. UMKM berbasis peluang, kelompok survival seperti strategi bertahan hidup), dan kelompok wealth creator atau mesin pencipta kekayaan. Berbeda dengan fase survival yang berfokus mengejar omzet untuk kebutuhan dasar, wealth creator mampu menghasilkan profit, membangun sistem mandiri, merekrut tenaga kerja sebagai human capital, serta mengakumulasi aset. Oleh karena itu, Eddy mendorong pemerintah untuk mengintegrasikan program pendampingan secara bertahap mulai dari formalisasi hingga ekspansi dengan prinsip market first, finance follow, agar indikator keberhasilan kebijakan tidak lagi dihitung sekadar dari jumlah penerima bantuan, melainkan dari seberapa banyak UMKM yang benar-benar berhasil naik kelas dan bertumbuh.