AEI EVALUASI 1 TAHUN 7 DESAKAN DARURAT EKONOMI: KEMAJUAN ADMISTRATIF MASIH DIBAYANGI RISIKO PROGRAM POPULIS KAMPUS
Forum diskusi "1 Tahun 7 Desakan Darurat Ekonomi" yang digelar Aliansi Ekonom Indonesia (AEI) di FEB UGM menyoroti bahwa kendati ada kemajuan administratif, perekonomian nasional masih dibayangi risiko besar dari program populis pemerintah berskala masif seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Para ekonom dari UGM, LPEM FEB UI, Unpad, hingga GRIPS mengungkapkan bahwa program berskala besar ini menyerap ruang fiskal secara signifikan sehingga mengorbankan anggaran sektor lain seperti penanggulangan bencana, mempersempit ruang fiskal daerah, serta berpotensi menciptakan persaingan tidak seimbang dengan UMKM lokal. Selain menyoroti pentingnya sistem perlindungan sosial yang lebih adaptif (Adaptive Social Protection) dan terintegrasi secara dinamis, para akademisi menekankan perlunya evaluasi berorientasi dampak (outcome) nyata serta transparansi pembiayaan agar pertumbuhan ekonomi terdistribusi secara adil ke seluruh lapisan masyarakat.