KAMPUS PERS
KAMPUSPERS Jurnalistik Independen & Terpercaya

UNIVERSITAS NEGERI MALANG GELAR PROGRAM "72 PROFESOR DAN DOKTOR MENGINSPIRASI" DI SMAN 1 PROBOLINGGO, DUKUNG PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN MELALUI DIES NATALIS KE-72

A
Admin Kampuspers 5 Oktober 2026, 19:30 WIB
2 min baca 1 views
UNIVERSITAS NEGERI MALANG GELAR PROGRAM "72 PROFESOR DAN DOKTOR MENGINSPIRASI" DI SMAN 1 PROBOLINGGO, DUKUNG PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN MELALUI DIES NATALIS KE-72
"Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-72, Universitas Negeri Malang (UM) menghadirkan program inspiratif bertajuk “Tujuh Puluh Dua Profesor dan Doktor Menginspirasi” yang kali ini menghadirkan Dr. Rully Aprilia Zandra, S.Pd., M.Pd., M.Sn. untuk berbagi wawasan dan memotivasi 329 siswa SMAN 1 Probolinggo pada Kamis (2/10), didampingi oleh Kepala Sekolah Drs. Mohammad Zaini, M.Pd. beserta jajaran guru. Kegiatan yang menjadi wujud nyata kontribusi UM terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), ini mengajak para peserta didik untuk memperluas cara pandang masa depan dengan mengandalkan kemampuan beradaptasi, berkarya, berprestasi, serta pemanfaatan teknologi secara bijaksana guna menjawab tantangan zaman yang kian dinamis."

KAMPUSPERS (05/10/2026) PROBOLINGGO - Universitas Negeri Malang (UM) menghadirkan program “Tujuh Puluh Dua Profesor dan Doktor Menginspirasi” sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-72 UM. Melalui kegiatan ini, para profesor dan doktor UM berkunjung ke berbagai sekolah di sejumlah kota dan provinsi di Indonesia untuk berbagi pengalaman, wawasan, dan inspirasi kepada siswa, guru, serta pengelola sekolah. Salah satu akademisi yang mendapat penugasan dalam kegiatan tersebut adalah Dr. Rully Aprilia Zandra, S.Pd., M.Pd., M.Sn., yang hadir di SMAN 1 Probolinggo pada Kamis (2/10). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala SMAN 1 Probolinggo Drs. Mohammad Zaini, M.Pd., Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan Ana Cahyawati, M.Pd., serta Guru Bimbingan dan Konseling H. Achmad Jazuli Afandi, S.Ag., S.Pd., S.Psi., M.A. Sebanyak 329 siswa mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas 137 siswa putra dan 192 siswa putri. Dalam paparannya, Dr. Rully Aprilia Zandra mengajak para siswa untuk melihat masa depan pendidikan secara lebih luas. Menurutnya, keberhasilan generasi muda tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik konvensional, tetapi juga oleh kemampuan beradaptasi, berkarya, berprestasi, dan menggunakan teknologi secara bijaksana. “Sekolah dan peserta didik perlu terus berkomunikasi dan beradaptasi. Tantangan zaman yang akan dihadapi siswa hari ini tidak akan sama dengan tantangan yang pernah dihadapi generasi para pengajarnya,” ujar Dr. Zandra. Program “Tujuh Puluh Dua Profesor dan Doktor Menginspirasi” juga menjadi bagian dari kontribusi UM terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 yaitu Quality Education dan SDG 17 yaitu Partnerships for the Goals. Melalui SDG 4, UM mendorong pendidikan yang inklusif, bermutu, dan mampu mengembangkan beragam potensi peserta didik. Sementara melalui SDG 17, kegiatan ini memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan sekolah. Kepala SMAN 1 Probolinggo, Drs. Mohammad Zaini, M.Pd., bersama jajaran sekolah menyambut baik kegiatan tersebut sebagai ruang perjumpaan langsung antara siswa dengan akademisi perguruan tinggi. Kehadiran para profesor dan doktor UM di sekolah diharapkan dapat membuka wawasan siswa tentang pendidikan tinggi sekaligus memberi gambaran mengenai berbagai jalur pengembangan diri di masa depan. Melalui kegiatan ini, semangat Dies Natalis ke-72 UM tidak berhenti sebagai perayaan di lingkungan kampus, tetapi diperluas menjadi gerakan berbagi inspirasi bagi sekolah dan generasi muda di berbagai daerah. Program ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi UM terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 ialah Pendidikan Berkualitas dan SDG 17 berupa Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui pertemuan langsung antara perguruan tinggi dan sekolah, pengetahuan serta pengalaman akademisi diharapkan dapat menjangkau lebih banyak generasi muda di berbagai daerah.

Komentar Pembaca (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!