UMN dan Google Resmikan AI Learning Center Pertama di Jabodetabek
KAMPUSPERS (31/08/2026) SURABAYA - Universitas Multimedia Nusantara (UMN) meresmikan Google AI Learning Center di kampus Gading Serpong, Tangerang, pada Kamis (27/8/2026) guna menjadi pusat pembelajaran dan pengembangan kompetensi di bidang kecerdasan artifisial. UMN adalah universitas swasta pertama di Jabodetabek yang menghadirkan AI Learning Center melalui kolaborasi dengan Google.
Dalam acara peresmian, Ketua Yayasan Multimedia Nusantara, Ir. Teddy Surianto mengatakan AI Learning Center ini dapat digunakan untuk melakukan riset, perkuliahan, seminar, hingga pelatihan.
Teddy memaknai AI sebagai bahasa baru dalam semua bidang ilmu dan pekerjaan, alat untuk pengambilan keputusan sesungguhnya, pembuat cerita dan pesan, hingga co-creator.
"UMN mendapatkan satu kesempatan untuk diberikan sarana bekerja sama Google for Education. Dahsyat karena dia sebuah sistem, dia akan melakukan sesuatu hal yang di luar ekspektasi kita. Ingin saya sampaikan bahwa Google for Education visinya sama dengan Yayasan Multimedia Nusantara, sama dengan visi dari Kompas Gramedia, yaitu enlightening people, mencerdaskan dan mencerahkan masyarakat.
Sebetulnya itu pertemuan kita dengan Google itu juga karena kesamaan visinya," kata Teddy. Sementara itu, Country Lead Google for Education Indonesia dan Malaysia, Olivia Husli Basrin mengatakan perusahaannya percaya bahwa teknologi memiliki peran yang sangat krusial sebagai sesuatu yang memungkinkan dalam mendobrak batas-batas sebelumnya tidak mungkin.
"Layaknya pengembangan teknologi lainnya, AI tentunya memiliki banyak risiko maupun juga peluang, yang tentunya kita semua manusianya yang menentukan bagaimana caranya kita bisa memanfaatkan teknologi ini sebaik-baiknya, sekaligus juga meminimalkan risiko-risiko yang terkait di dalamnya. Tentunya dalam hal ini keamanan data, privacy, itu menjadi sesuatu yang sangat penting," terang Olivia.
Rektor UMN, Dr. Andrey Andoko berharap AI Learning Center ini bisa menjadi wadah pembelajaran dan pengembangan AI yang bermanfaat bagi sivitas akademika UMN dan juga bagi masyarakat luas.
"Kita menyadari ada banyak manfaat yang bisa dimanfaatkan dari AI, tetapi kita juga menyadari potensi penyalahgunaan dari AI. Untuk itulah UMN berkomitmen untuk menerapkan policy penggunaan AI yang etis dan bertanggung jawab, ethical and responsible AI," ujar Andrey.
Andrey menuturkan, AI Learning Center ini kelak juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, misalnya memberikan pelatihan para pemilik UMKM. "Selama ini kamis sudah memiliki program-program pengabdian masyarakat berupa pemberdayaan masyarakat untuk potensi ekonomi yang ada di desa-desa binaan.
Dari situ nanti kami tinggal mengundang para pelaku UMKM untuk training AI supaya mereka bisa memanfaatkannya untuk mendukung bisnis mereka," tutur Andrey.
Olivia menambahkan, dukungan yang diberikan Google kepada learning center ini lebih mengarah ke solusi yang dikembangkan dari sisi perangkat berbasis Chrome hingga lisensi Google AI Pro.
AI Learning Center UMN dilengkapi fasilitas Chromebook yang spesifikasinya disesuaikan dengan masing-masing zonasi yang tersedia. - Training Zone: pusat aktivitas edukasi serta pelatihan, dengan kapasitas hingga 30 peserta. Fasilitas ditujukan untuk mendukung kegiatan pembelajaran, pelatihan dan sertifikasi, hingga workshop.
- Research Zone : area kerja terbuka yang ditujukan untuk mendukung baik riset mandiri maupun kelompok. Area ini mendukung pemrosesan AI intensif baik secara lokal berbasis cloud, analisa data, hingga riset visual kreatif.
- Focus Zone : area tertutup dan membutuhkan konsentrasi tinggi. Ditujukan untuk mendukung kegiatan analisa data skala besar, pelatihan model Machine Learning yang kompleks, riset yang melibatkan Vertex AI, aktivitas penulisan akademik, analisis data sensitif yang memerlukan privasi penuh.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!