PEMKOT YOGYAKARTA PERKUAT BUDAYA BELAJAR ANAK LEWAT PROGRAM JAM BELAJAR MASYARAKAT
KAMPUSPERS YOGYAKARTA - Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga terus mendorong terciptanya lingkungan yang mendukung tumbuhnya budaya belajar di tengah masyarakat.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Jam Belajar Masyarakat (JBM) yang mengajak keluarga dan masyarakat bersama-sama menciptakan suasana belajar yang nyaman, tertib, dan kondusif bagi anak.
Program JBM dilaksanakan pada Senin sampai Kamis pukul 19.30–20.30 WIB. Selama satu jam tersebut, masyarakat diajak memberikan ruang dan waktu kepada anak untuk belajar dengan lebih fokus.
Salah satu bentuk dukungannya adalah dengan mematikan televisi dan mengurangi penggunaan gawai selama waktu belajar berlangsung.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan JBM juga mendapat dukungan dari guru profesional dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta. Kehadiran guru diharapkan dapat memberikan pendampingan sekaligus motivasi kepada anak-anak agar semakin bersemangat dalam belajar.
Kegiatan JBM saat ini dilaksanakan di sejumlah wilayah, di antaranya Kelurahan Tegalrejo, Bumijo, Tahunan, dan Sorosutan. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting karena keberhasilan gerakan belajar tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga dan lingkungan sekitar.
JBM bukan sekadar menetapkan satu jam khusus untuk belajar. Lebih dari itu, program ini menjadi gerakan bersama untuk membangun kebiasaan belajar, kedisiplinan, kepedulian orang tua, serta lingkungan yang ramah bagi kegiatan pendidikan.
Melalui JBM, diharapkan anak-anak Kota Yogyakarta memiliki kesempatan untuk belajar secara lebih teratur dan memperoleh dukungan dari lingkungan tempat tinggalnya. Orang tua, tokoh masyarakat, serta seluruh warga diharapkan dapat mengambil peran dengan menciptakan suasana yang tenang selama waktu belajar.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!