KAMPUS PERS
KAMPUSPERS Jurnalistik Independen & Terpercaya

KEMENTERIAN AGAMA GODOK PROGRAM DOUBLE DEGREE DAN KULIAH DARING DENGAN UNIVERSITAS AL-AZHAR KAIRO UNTUK PERKUAT KERJASAMA PENDIDIKAN TINGGI

A
Admin Kampuspers 13 Oktober 2026, 19:23 WIB
2 min baca 5 views
KEMENTERIAN AGAMA GODOK PROGRAM DOUBLE DEGREE DAN KULIAH DARING DENGAN UNIVERSITAS AL-AZHAR KAIRO UNTUK PERKUAT KERJASAMA PENDIDIKAN TINGGI
"Kementerian Agama tengah menggodok kerja sama strategis dengan Universitas Al-Azhar Asy-Syarif di Kairo, Mesir, yang mencakup pembukaan program gelar ganda (double degree) serta sistem kuliah daring dengan skema dua tahun studi di Indonesia dan dua tahun di Mesir untuk jenjang S1, tidak hanya pada bidang studi Islam tetapi juga sains dan kedokteran sebagai tindak lanjut dari pertemuan bilateral Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi."

KAMPUSPERS JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menggodok kemungkinan adanya program double degree dengan Universitas Al-Azhar Asy-Syarif di Kairo, Mesir. Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno mengatakan, dalam kerja sama antara Kemenag dan Universitas Al-Azhar Asy-Syarif terbuka peluang tersebut.

"Ada skema nantinya yang double degree, bahkan beberapa waktu yang lalu jauh sebelum kami melakukan MoU ini, kami sudah pernah berbincang dengan Pak Rektor Al-Azhar," kata Amien di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2026).

Skema kuliah program ini Suyitno menjelaskan, kemungkinan juga akan diadakan skema kuliah secara daring dengan sistem dua tahun kuliah di Indonesia dan dua tahun di Universitas Al-Azhar Asy-Syarif bagi jenjang S1.

"Kemungkinan juga dimungkinkan dibukanya kuliah berbasis online yang tentu saja ini nanti akan dimungkinkan misalnya dalam empat tahun itu untuk kepentingan S1, maka dua tahunnya bisa di Indonesia, dua tahunnya bisa di Mesir, Al-Azhar," ujarnya.

Selain itu, juga ada kerja sama lain dalam konteks pendidikan, terutama jenjang pendidikan tinggi, seperti menguatkan Tridarma perguruan tinggi.

Kemudian mempertegas dari arahan tindak lanjut pertemuan Presiden Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi yang menekankan hubungan diplomatik antara kedua negara yang sudah bersejarah panjang ini akan semakin ditingkatkan khususnya di bidang pendidikan. "Lebih khusus lagi tentu di pendidikan tinggi.

Bahkan beliau (Presiden Mesir) secara terbuka memberikan ruang yang seluas-luasnya kepada Indonesia untuk bisa menjadi bagian penting dari pendidikan Al-Azhar," ungkapnya.

"Bukan saja bidang Islamic studies tapi juga soal sains, bahkan ilmu berkaitan dengan kedokteran dan berbagai bidang keilmuan yang tentu saja tersedia di Al-Azhar Asy-Syarif," lanjutnya.

Suyitno menegaskan, ke depannya tim Al-Azhar Asy-Syarif akan berkunjung ke Indonesia dan akan bahas lebih lengkap kerja sama antara Kemenag dan Universitas Al-Azhar Asy-Syarif.

"Tadi yang saya sampaikan bentuk kuliah daring, double degree, dan beberapa yang lain yang memperkuat dari MoU itu," jelas Amien Suyitno.

Komentar Pembaca (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!