KAMPUS PERS
KAMPUSPERS Jurnalistik Independen & Terpercaya

KEMDIKTI-SAINTEK SIAPKAN DUKUNGAN PERGURUAN TINGGI DAN LABORATORIUM UNTUK BENTUK BADAN PENGELOLA GAMBUT DAN MANGROVE NASIONAL

A
Admin Kampuspers 2 Oktober 2026, 12:48 WIB
2 min baca 2 views
KEMDIKTI-SAINTEK SIAPKAN DUKUNGAN PERGURUAN TINGGI DAN LABORATORIUM UNTUK BENTUK BADAN PENGELOLA GAMBUT DAN MANGROVE NASIONAL
"Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyiapkan dukungan perguruan tinggi dan laboratorium di enam provinsi yang memiliki pengalaman terkait ekosistem gambut guna menindaklanjuti rencana Presiden RI Prabowo Subianto dalam pembentukan Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN). Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyampaikan bahwa kampus-kampus di Indonesia siap membantu menyediakan riset, data, kajian, pengembangan pengetahuan, serta sumber daya manusia melalui keterlibatan dosen dan mahasiswa, yang pelaksanaannya akan dikoordinasikan lebih lanjut bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) agar terhubung langsung dengan kebutuhan pengelolaan di lapangan."

KAMPUSPERS (02/10/2026) JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyiapkan dukungan perguruan tinggi, dan laboratorium di berbagai daerah untuk mendukung rencana pembentukan Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto.

Kemdiktisaintek mencatat terdapat sejumlah perguruan tinggi dan laboratorium di enam provinsi yang memiliki pengalaman dan kapasitas terkait ekosistem gambut.

Potensi tersebut dapat dioptimalkan untuk mendukung pengelolaan gambut dan mangrove yang berbasis data, riset, dan kondisi spesifik wilayah.

"Harapannya BPGMN hari ini bisa selesai dipersiapkan atau paling tidak kerangka besarnya sudah siap. Teman-teman dari kampus-kampus di Indonesia ataupun laboratorium-laboratorium di kampus di enam provinsi, terutama yang memiliki lahan gambut cukup besar dan sensitif, intinya siap membantu," kata Mendiktisaintek dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Menteri Brian menjelaskan perguruan tinggi memiliki kapasitas yang dapat mendukung kebutuhan BPGMN, baik melalui laboratorium maupun keterlibatan dosen dan mahasiswa.

Menurut dia, dukungan ini akan diarahkan sesuai kebutuhan dan arahan Kementerian Kehutanan (Kemenhut), termasuk dalam aspek kajian, penelitian, pengembangan pengetahuan, serta penyediaan sumber daya manusia.

Menteri Brian menilai keterlibatan perguruan tinggi diperlukan agar kapasitas ilmu pengetahuan dan teknologi dapat terhubung langsung, dengan kebutuhan pengelolaan di lapangan.

Selain fasilitas riset, perguruan tinggi juga memiliki dosen dan mahasiswa yang dapat dilibatkan dalam pelaksanaan berbagai kegiatan sesuai kebutuhan.

"Kemdiktisaintek selanjutnya akan berkoordinasi dengan Kemenhut untuk memetakan bentuk dukungan yang dapat diberikan oleh perguruan tinggi dan laboratorium," ujar dia.

Menteri Brian berharap kolaborasi tersebut dapat memperkuat kebijakan dan pelaksanaan pengelolaan gambut dan mangrove melalui pemanfaatan riset, data, serta sumber daya manusia dari ekosistem pendidikan tinggi.

Komentar Pembaca (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!