SABDA REKTOR UIN SUNAN KALIJAGA : EMPAT KEMAMPUAN BERPIKIR MANUSIA JADI FONDASI PENDIDIKAN DI ERA KEBUDAYAAN DAN KEHEBATAN AI
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Noorhaidi Hasan, menegaskan bahwa kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, serta bertindak secara etis merupakan empat fondasi utama manusia yang tidak boleh ditinggalkan di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Dalam pidato ilmiah Dies Natalis ke-75 UIN Sunan Kalijaga di Yogyakarta, beliau menjelaskan bahwa meskipun AI mampu menganalisis data dan menghasilkan konten secara cepat, manusia tetap memegang peran krusial dalam menilai makna, menentukan keadilan, serta mempertanggungjawabkan konsekuensi dari setiap keputusan. Sejalan dengan tema "Dari Keunggulan Akademik Menuju Dampak Global", perguruan tinggi diimbau tidak hanya berfokus pada kecanggihan teknologi, melainkan mampu menghubungkan hasil riset akademik menjadi inovasi dan aplikasi nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.