KAMPUS PERS
KAMPUSPERS Jurnalistik Independen & Terpercaya

UNAIR GELAR WISUDA PERIODE 263, REKTOR INGATKAN ALUMNI UNTUK HADIRKAN SOLUSI BAGI SOSIAL DAN BENCANA ALAM

A
Admin Kampuspers 29 Agustus 2026, 16:23 WIB
2 min baca 1 views
UNAIR GELAR WISUDA PERIODE 263, REKTOR INGATKAN ALUMNI UNTUK HADIRKAN SOLUSI BAGI SOSIAL DAN BENCANA ALAM
"Wisuda Universitas Airlangga (UNAIR) periode 263 resmi digelar di Airlangga Convention Center (ACC) pada Sabtu (29/8/2026), di mana Rektor Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin mengajak para lulusan untuk peduli terhadap musibah bencana alam di berbagai wilayah. Prof Madyan menekankan bahwa ilmu pengetahuan, kompetensi, dan karakter HEBAT (Humble, Excellent, Brave, Agile, Transcendent) yang dimiliki lulusan tidak hanya bertujuan untuk meraih gelar atau karier pribadi, tetapi harus hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat global. Meski UNAIR sukses meraih posisi 276 dunia dan peringkat ke-3 nasional versi QS World University Rankings 2027, Rektor menegaskan pemeringkatan bukanlah tujuan akhir, melainkan keberhasilan kampus diukur dari seberapa luas dampak positif yang diberikan oleh para alumninya."

KAMPUSPERS (29/08/2026) SURABAYA - Wisuda Universitas Airlangga (UNAIR) periode 263 resmi digelar, Sabtu (29/8/2026) di Airlangga Convention Center (ACC), Kampus MERR-C. Di tengah euforia dan perasaan bangga atas lulusnya puAirlangga Convention Center (ACC)tra-putri terbaik UNAIR, Rektor Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin mengajak para lulusan untuk menaruh perhatian dan keprihatinan terhadap musibah bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah.

Keprihatinan tersebut menjadi pengingat bahwa ilmu dan kompetensi yang dimiliki lulusan harapannya dapat hadir sebagai bagian dari upaya memberikan solusi dan kontribusi nyata bagi sesama. Sebagaimana yang disampaikan Guru Besar FEB itu, bahwa ilmu pengetahuan tidak semata-mata menjadi bekal untuk membangun kehidupan pribadi. Melainkan juga harus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

“Bencana alam mengingatkan kita bahwa di luar ruang-ruang akademik, masih banyak masyarakat yang membutuhkan uluran tangan,” katanya.

Prof Madyan juga berpesan pada para wisudawan untuk memanfaatkan ilmunya untuk hadir di tengah masyarakat, ikut serta membantu memberikan solusi atas persoalan yang ada. “Menjadi bagian dari UNAIR bukan hanya tentang meraih gelar, tetapi bagaimana ilmu itu hadir saat masyarakat membutuhkan,” tegas Prof Madyan.

Prof Madyan menegaskan bahwa dunia yang dimasuki lulusan saat ini tak lagi mengenal batas wilayah. Para alumni diimbau untuk tidak membatasi pilihan karier hanya di satu kota atau satu negara saja. Melainkan berani melihat dunia sebagai ruang pengabdian yang lebih luas.

Rektor Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin saat menyampaikan sambutan dalam wisuda 263 UNAIR (Foto: Humas UNAIR) Untuk menghadapi tantangan global tersebut, para alumni dibekali kompetensi, integritas, moralitas, serta karakter HEBAT (Humble, Excellent, Brave, Agile, Transcendent). “Kecerdasan saja tidak cukup. Dunia membutuhkan manusia yang kompeten sekaligus berkarakter,” lanjutnya.

Meski UNAIR berhasil bertengger di posisi 276 dunia dan peringkat ke-3 di Indonesia versi QS World University Rankings 2027, Rektor menegaskan bahwa pemeringkatan bukanlah tujuan akhir. Indikator keberhasilan kampus yang sesungguhnya terletak pada seberapa luas dampak yang dirasakan masyarakat dari kerja-kerja alumni.

Menutup pesannya, rektor mengutip sebuah kalimat dari Imam Syafii, “Jika kamu tidak sanggup menahan lelahnya belajar, maka kamu harus sanggup menahan perihnya kebodohan” sebagai pengingat agar para Ksatria Airlangga terus belajar dan berdampak di mana pun mereka berada.

Komentar Pembaca (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!