KAMPUS PERS
KAMPUSPERS Jurnalistik Independen & Terpercaya

MAHASISWA UNPAD SULAP LIMBAH SISIK IKAN NILA JADI ANODE BATERAI ION-NATRIUM

A
Admin Kampuspers 17 September 2026, 06:34 WIB
2 min baca 15 views
MAHASISWA UNPAD SULAP LIMBAH SISIK IKAN NILA JADI ANODE BATERAI ION-NATRIUM
"Sejumlah mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) yang tergabung dalam Tim PKM-RE berhasil mengolah limbah sisik ikan nila menjadi hard carbon sebagai bahan anode baterai ion-natrium penunjang energi berkelanjutan. Di bawah bimbingan Noto Susanto Gultom, tim yang beranggotakan Achmad Syah Nizar El Java dan kawan-kawan ini memanfaatkan kandungan kolagen bernitrogen tinggi pada sisik ikan nila melalui metode in-situ self-doping nitrogen dan proses pirolisis hingga suhu 800 derajat Celsius. Riset inovatif ini tidak hanya memberikan solusi atas pengolahan limbah perikanan melalui konsep ekonomi sirkular, tetapi juga membuka potensi pengembangan material penyimpan energi alternatif yang ramah lingkungan dan mandiri di masa depan."

KAMPUSPERS (17/09/2026) SUMEDANG - Sisik ikan nila menyimpan potensi manfaat yang selama ini mungkin belum dikelola dengan optimal. Di tangan sejumlah mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) sisik ikan nila dapat diubah menjadi bahan anode untuk baterai ion-natrium.

Sisik ikan nila menyimpan potensi manfaat yang selama ini mungkin belum dikelola dengan optimal. Di tangan sejumlah mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) sisik ikan nila dapat diubah menjadi bahan anode untuk baterai ion-natrium.

Secara alami sisik ikan nila mengandung kolagen yang memiliki nitrogen. Mahasiswa yang terlibat bernama Achmad Syah Nizar El Java, Aorenza Delviana Putri, Kevin Fauzy Rizky, Dimas Ardianto Wiratama, dan Fitriani Nur Hidayat dengan arahan Noto Susanto Gultom, S.pd., M.Sc., Ph.D., sebagai pedosenmbimbing.

Mereka tergabung dalam Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) Unpad dan mengembangkan hard carbon. Achmad dan kawan-kawan memilih melakukan penelitian ini lantaran dipengaruhi oleh dua hal.

Pertama, limbah sisik ikan nila jumlahnya melimpah namun pemanfaatannya belum optimal. Kedua, adanya kebutuhan terhadap bahan penyimpan energi alternatif yang lebih berkelanjutan.

Dengan konsep in-situ self-doping nitrogen, nitrogen dapat langsung tersedia dari biomassa tanpa perlu ditambah bahan doping eksternal.

Sisik ikan nila terlebih dahulu melalui proses pirolisis pada suhu 600, 700, dan 800 derajat Celcius. Lalu tim menghubungkan perubahan struktur, morfologi, komposisi, dan sifat elektrokimia material untuk menentukan karakteristik hard carbon yang paling prospektif.

"Hasil awal menunjukkan seluruh sampel memiliki struktur karbon turbostratic dengan jarak antar-lapis lebih besar daripada grafit, sedangkan HC-800 menunjukkan karakter struktur dan morfologi yang prospektif untuk dievaluasi lebih lanjut sebagai material anode," Selasa (15/9/2026).

Bukan hanya memanfaatkan limbah perikanan, riset ini juga berusaha menghubungkan sumber karbon dan nitrogen dari satu biomassa.

Dengan demikian, sisik ikan nila tidak sekadar diposisikan sebagai limbah yang dikarbonisasi, tetapi sebagai prekursor fungsional yang berpotensi menghasilkan karbon dengan karakteristik yang sesuai untuk penyimpanan ion Na+," sebagaimana terurai di situs.

Selanjutnya proses pengembangan diarahkan menuju penyelesaian karakterisasi kimia permukaan menggunakan XPS serta pengujian stabilitas hingga 50 siklus.

Tujuannya ialah untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kemampuan material dalam mempertahankan kinerja penyimpanan energi. Penelitian ini tergolong salah satu upaya menghubungkan ekonomi sirkular dan kemandirian energi pula.

Komentar Pembaca (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!