KAMPUS PERS
KAMPUSPERS Jurnalistik Independen & Terpercaya

KOMITMEN UB SAMBUT MABA 2026, UTAMAKAN KESEHATAN MENTAL DAN LINGKUNGAN BEBAS PERUNDUNGAN

A
Admin Kampuspers 13 Agustus 2026, 10:37 WIB
2 min baca 4 views
KOMITMEN UB SAMBUT MABA 2026, UTAMAKAN KESEHATAN MENTAL DAN LINGKUNGAN BEBAS PERUNDUNGAN
"Universitas Brawijaya (UB) menjadikan kesehatan mental sebagai fokus utama dalam Pengenalan Kehidupan Kampus bagi 17.300 Mahasiswa Baru (PKKMB) angkatan 2026 guna membantu proses adaptasi lingkungan perkuliahan. Melalui skrining awal yang digelar pada 3–7 Agustus serta rekam data berkala sejak 2023, UB menyiapkan pendampingan psikologis bagi mahasiswa yang membutuhkan lewat layanan UB Care, Unit Layanan Terpadu Kekerasan Seksual dan Perundungan (ULTKSP), serta konselor sebaya (peer-counselor) guna menghindari stigma negatif. Selain itu, UB menegaskan komitmennya dalam mengeliminasi tindakan perundungan dengan memperketat Peraturan Rektor yang memberlakukan sanksi tegas hingga tindakan dikeluarkan (drop out) bagi para pelaku."

KAMPUSPERSUniversitas Brawijaya (UB) menjadikan kesehatan mental sebagai fokus dalam menyambut mahasiswa baru tahun 2026 agar mereka dapat beradaptasi dengan lingkungan perkuliahan secara baik.

Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UB berlangsung pada tanggal 10-12 Agustus dan dilanjutkan dengan kegiatan tingkat fakultas pada 13-14 Agustus.

Salah satu yang dilakukan UB adalah melakukan deteksi dini (skrinning) kesehatan mental kepada 17.300 mahasiswa baru. Direktur Direktorat Kemahasiswaan UB, Dr. Sujarwo mengatakan pihaknya memang memberikan perhatian terhadap kesehatan mental mahasiswa.

Bahkan UB memiliki rekam data kesehatan mental mahasiswa yang dikumpulkan secara berkala. Perhatian khusus ini telah bergulir selama tiga tahun belakangan.

"Pengumpulan data tersebut diinisiasi sejak program Mahasiswa Membangun Desa (MMD) pada 2023 dan dilanjutkan skrining berkala mahasiswa baru sejak 2024 hingga 2026," kata Sujarwo di kampus UB di Malang, Jawa Timur, Senin (10/8/2026), dikutip dari Antara.

Ekshumasi Sutrimo Selesai, Keluarga Ungkap Sejumlah Kejanggalan Kematian Artikel Kompas.id

Dari database itu maka pihak kampus dapat mengetahui kondisi mental masing-masing peserta didik. "Kami peduli dengan pembangunan mental sehat.

Oleh karena itu, konsep Satu Brawijaya diarahkan untuk menciptakan ekosistem belajar yang kondusif. Kami memperkuat Unit Layanan Terpadu Kekerasan Seksual dan Perundungan (ULTKSP) di fakultas serta melatih peer-counselor dari kalangan mahasiswa,” ujarnya.

Skrinning kesehatan mental juga dimaksudkan apabila ditemukan indikasi gangguan psikologis maka mahasiswa baru akan memperoleh pendampingan. Menurut informasi di situs UB, skrinning kepada mahasiswa baru angkatan 2026 ini sendiri telah digelar selama empat hari pada 3 sampai 7 Agustus lalu.

Cek Besaran IPI Pencegahan Perundungan Bukan hanya tindakan solusi lewat pendampingan, UB pun memperkuat regulasi melalui Peraturan Rektor tentang sanksi terhadap berbagai pelanggaran disiplin, termasuk kasus perundungan di lingkungan kampus.

“Tindakan perundungan harus kita reduksi sampai level eliminasi".

Yang kita inginkan adalah encouraging, penguatan, engagement, dan ekspektasi tinggi, agar mahasiswa mampu menghadapi masa depan mereka melalui proses pembelajaran di UB,” kata Sujarwo. Rektor UB, Prof. Widodo berujar UB melaksanakan beberapa hal untuk mencegah berbagai pelanggaran, khususnya perundungan.

Di antaranya adalah UB melakukan edukasi dengan menggandeng duta kampus, menyediakan konseling bagi mahasiswa, termasuk konseling yang bisa diakses secara online dan UB Care. Jika terjadi kasus perundungan, ia memastikan pihaknya pasti menindaklanjutinya.

"Bahkan, sanksi bagi pelaku bisa sampai dikeluarkan (DO), tergantung tingkat pelanggaran yang dilakukan," tutur Rektor UB.

Selain itu, guna mendukung proses pendampingan psikologis mahasiswa, UB pun menghadirkan konselor sebaya. Diharapkan konselor sebaya dapat membuat pendampingan menjadi optimal tanpa ada label negatif atau stereotipe kepada mahasiswa.

Komentar Pembaca (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!