KAMPUS PERS
KAMPUSPERS Jurnalistik Independen & Terpercaya

POLISI TEMBAK DUA PELAKU PENEMBAKAN DI UIN LAMPUNG, DIDUGA TERLIBAT JARINGAN BEGAL

A
Admin Kampuspers 17 September 2026, 06:51 WIB
2 min baca 12 views
POLISI TEMBAK DUA PELAKU PENEMBAKAN DI UIN LAMPUNG, DIDUGA TERLIBAT JARINGAN BEGAL
"Tim gabungan kepolisian berhasil menangkap Ahmad Ilhamni (22) beserta rekannya Rudi di Jalan Ryacudu, Bandar Lampung pada Rabu (16/9/2026) dini hari, sekitar 11 jam setelah aksi penembakan yang dilakukannya di lingkungan UIN Raden Intan Lampung pada Selasa (15/9/2026) siang. Pelaku yang sempat melepaskan satu kali tembakan ke udara menggunakan senjata api rakitan jenis revolver sebagaimana terekam CCTV dan viral di media sosial—diberikan tindakan tegas terukur oleh petugas karena melupakan perlawanan saat hendak diamankan. Saat ini, kepolisian masih terus melakukan pengembangan perkara karena dari pengakuan awal, kedua pelaku diduga kuat turut terlibat dalam sejumlah aksi kasus pencurian di wilayah Bandar Lampung."

KAMPUSPERS (17/09/2026) LAMPUNG - Polisi menangkap Ahmad Ilhamni (22), pria yang diduga melepaskan tembakan menggunakan senjata api rakitan di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung. Warga Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, itu ditangkap tim gabungan Resmob Tekab 308 Polda Lampung, Resmob Tekab 308 Polresta Bandar Lampung, dan Unit Reskrim Polsek Sukarame.

Ahmad ditangkap di Jalan Ryacudu, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, sekitar pukul 00.30 WIB, Rabu (16/9/2026), atau sekitar 11 jam setelah aksi penembakan di kampus. Dirreskrimum Polda Lampung Kombes Pol Indra Hermawan membenarkan penangkapan tersebut.

"Benar, pelaku telah berhasil ditangkap. Saat ditangkap, pelaku sedang bersama temannya Rudi. Keduanya melakukan perlawanan dan hendak melarikan diri, sehingga petugas memberikan tindakan tegas terukur," kata Indra dikonfirmasi, Rabu (16/9/2026).

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang yang kemudian diamankan sebagai barang bukti.

Indra mengatakan, penyidik masih mengembangkan perkara tersebut, termasuk mendalami dugaan keterlibatan kedua pria itu dalam sejumlah kasus pencurian. "Berdasarkan pengakuan pelaku, keduanya terlibat di sejumlah TKP pencurian wilayah Bandar Lampung, namun saat ini masih dilakukan pengembangan, termasuk penadahnya," ujar Indra.

Sebelumnya, aksi Ahmad di lingkungan UIN Raden Intan Lampung terekam kamera CCTV dan videonya beredar di media sosial. Peristiwa itu terjadi di gerbang belakang kampus pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 13.15 WIB. Dalam rekaman, seorang pria mengenakan kaus hitam lengan panjang dan masker hitam terlihat mengendarai sepeda motor matik berwarna merah. Ia kemudian berhenti di sekitar pos penjagaan.

Berdasarkan keterangan sekuriti kepada polisi, pria tersebut sempat menanyakan keberadaan rekannya bernama Arianto. Sekuriti menjawab bahwa Arianto masuk pada shift sore.

Pria itu kemudian pergi mengambil sepeda motornya. Namun, dia kembali ke lokasi dan mengeluarkan benda yang diduga senjata api dari pinggangnya. "Terlapor ini disebut melepaskan satu kali tembakan ke arah udara dan meninggalkan area kampus," kata Indra saat polisi masih melakukan penyelidikan, Rabu (16/9/2026).

Setelah penangkapan, polisi memastikan benda yang digunakan dalam aksi tersebut merupakan senjata api rakitan jenis revolver. Penyidik masih mengembangkan perkara, termasuk dugaan tindak pidana lain yang melibatkan Ahmad dan Rudi.

Komentar Pembaca (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!