ANGGARAN KIP KULIAH 2027 NAIK JADI RP 15,37 TRILIUN, KUOTA MAHASISWA BARU BERTAMBAH 220 RIBU
KAMPUSPERS (17/09/2026) Anggaran pemerintah untuk program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk tahun 2027 meningkat menjadi Rp 15,37 triliun.
Kenaikan anggaran untuk membiayai mahasiswa dari keluarga kurang mampu ini telah diungkapkan oleh Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI, Muhammad Qodari pada 26 Agustus 2026 lalu.
Ditargetkan KIP Kuliah akan menyasar 966.623 mahasiswa. "Sementara pada 2026 ini jumlah mahasiswa on going (penerima KIP Kuliah) mencapai titik tertinggi sepanjang periode, yaitu 840.792 mahasiswa. Ini data dari Kemdiktisaintek pada tanggal 23 Agustus 2026.
Namun jumlah mahasiswa baru turun menjadi 177.950 orang. Dengan total penerima tercatat 1.018.742 mahasiswa," kata Qodari.
Sebelumnya anggaran KIP Kuliah tahun 2026 sebesar Rp 15,32 triliun. Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemendikti saintek, Sandro Mihradi juga mengonfirmasi adanya penambahan anggaran tersebut. Pengelolaan KIP Kuliah ada di bawah PPAPT.
Penambahan kuota bantuan untuk mahasiswa baru "Iya betul," kata Sandro ditemui di Kemendikti saintek, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2026) usai peluncuran platform SatuBeasiswa Indonesia.
Sandro menuturkan, awalnya saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPR RI, anggaran KIP Kuliah sempat hanya cukup untuk mendanai 90.000 mahasiswa baru tahun depan.
Namun kabar baik muncul terkait penambahan kuota bantuan untuk mahasiswa baru. "Alhamdulillah kemarin sudah ada berita kabar, akan ada tambahan (kuota) 130.000, jadi sehingga totalnya 220.000 (mahasiswa baru) untuk tahun 2027. Alhamdulillah jadi terpenuhilah, insya Allah hari Senin depan mungkin akan disahkan oleh DPR," ungkap Sandro.
Pada 27 Agustus lalu Purbaya Yudhi Sadewa saat masih menjabat sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) juga melangsungkan rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR RI. Rencananya pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan senilai Rp 820,9 triliun untuk tahun 2027.
"Anggaran pendidikan terus mengalami peningkatan, Pak. Pada RAPBN 2027 direncanakan sebesar Rp820,9 triliun, mengalami pertumbuhan sebesar 13,9 persen dibandingkan dengan outlook tahun 2026," kata Purbaya.
Angka tersebut akan digunakan untuk Program Indonesia Pintar (PIP) yang ditargetkan menjangkau 22,1 juta siswa dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk 1,1 juta mahasiswa.
Lalu untuk pemberian Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kepada 54,2 juta siswa dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bagi 6,3 juta peserta didik.
Purbaya juga menyebut anggaran pendidikan akan diarahkan ke pembangunan Sekolah Unggul Garuda dan Sekolah Rakyat, peningkatan kualitas pembelajaran melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta percepatan revitalisasi sekolah dan madrasah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!