KAMPUS PERS
KAMPUSPERS Jurnalistik Independen & Terpercaya
BREAKING NEWS
Fokus

Headline Utama

UGM NILAI WACANA PENDIDIKAN TINGGI GRATIS HARUS TEPAT SASARAN DAN PRIORITASKAN WARGA KURANG MAMPU
Kampus 8 jam yang lalu 3 views

UGM NILAI WACANA PENDIDIKAN TINGGI GRATIS HARUS TEPAT SASARAN DAN PRIORITASKAN WARGA KURANG MAMPU

Pimpinan Universitas Gadjah Mada (UGM) menilai wacana pendidikan tinggi gratis perlu diarahkan khusus untuk memperluas akses bagi warga kurang mampu agar tidak salah sasaran jika diberikan kepada seluruh kelompok masyarakat. Wakil Rektor UGM Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Wening Udasmoro, menyatakan bahwa masyarakat berkecukupan tetap harus berkontribusi sebagai bentuk solidaritas dan pencegahan ketidakadilan, sementara Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Arie Sujito, menegaskan pentingnya memprioritaskan penyelesaian persoalan struktural dan kelompok miskin yang selama ini belum tertampung dalam struktur ekonomi.

Oleh: Admin Kampuspers Baca Selengkapnya

Pilihan Redaksi

Rekomendasi Artikel Spesial

Berita Terkini

Update Terpercaya Setiap Hari
FAKULTAS TEKNIK UGM NONAKTIFKAN 10 MAHASISWA TERDUGA PELAKU PELECEHAN SEKSUAL MELALUI GRUP WHATSAPP Kampus

FAKULTAS TEKNIK UGM NONAKTIFKAN 10 MAHASISWA TERDUGA PELAKU PELECEHAN SEKSUAL MELALUI GRUP WHATSAPP

Fakultas Teknik (FT) Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi menonaktifkan 10 mahasiswanya yang diduga terlibat dalam percakapan cabul dan pelecehan terhadap mahasiswi di dalam grup WhatsApp beranggotakan 40 orang. Dekan FT UGM, Prof. Ir. Selo, menyatakan bahwa grup tersebut awalnya diakui untuk keperluan diskusi tugas kuliah, sementara aksi pelecehan itu sendiri dilaporkan telah berhenti sejak April 2026 menyusul viralnya kasus serupa di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI). Saat ini, pihak fakultas bersama Satgas PPKS UGM masih terus melakukan investigasi mendalam untuk memastikan kebenaran serta memproses kasus tersebut secara menyeluruh.

Admin Kampuspers 1 hari yang lalu
1 min baca
POLISI TETAPKAN TIGA SISWI SMK SEBAGAI ABH DALAM KASUS VIRAL PERUNDUNGAN REMAJA PUTRI DI GROBOGAN Pendidikan

POLISI TETAPKAN TIGA SISWI SMK SEBAGAI ABH DALAM KASUS VIRAL PERUNDUNGAN REMAJA PUTRI DI GROBOGAN

Polres Grobogan menetapkan tiga siswi SMK sebagai Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) atas dugaan perundungan dan penganiayaan terhadap seorang remaja putri di sebuah tanggul sawah di Kecamatan Tegowanu, Grobogan, Jawa Tengah, yang videonya sempat viral di media sosial. Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Taufik Frida Mustofa, membenarkan peristiwa yang terjadi pada Minggu (20/9/2026) tersebut, di mana para pelaku terekam membanting, menendang, hingga membentak korban. Guna menangani kasus ini, Unit PPA Satreskrim Polres Grobogan tidak hanya berfokus pada proses hukum, tetapi juga menggandeng Bapas, Dinas Sosial, serta DP3AKB Grobogan untuk memberikan pendampingan psikologis intensif guna memulihkan trauma korban.

Admin Kampuspers 2 hari yang lalu
2 min baca
Iklan Sponsor
SISWA KELAS 4 SD DI UNGARAN DIDUGA ALAMI PERUNDUNGAN SAAT JAM KOSONG, DP3AKB DAN DPRD SOROTI CELAH PENGAWASAN SEKOLA Pendidikan

SISWA KELAS 4 SD DI UNGARAN DIDUGA ALAMI PERUNDUNGAN SAAT JAM KOSONG, DP3AKB DAN DPRD SOROTI CELAH PENGAWASAN SEKOLA

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran, Kabupaten Semarang, berinisial R, diduga mengalami perundungan dan kekerasan oleh teman sekelasnya saat jam pergantian mata pelajaran ketika guru tidak berada di dalam kelas pada Rabu (23/9/2026). Akibat insiden yang bermula dari permainan kelompok dan aksi saling ejek pasca-pelajaran olahraga tersebut, korban mengalami luka memar, bibir pecah, mimisan, serta trauma psikologis yang membuatnya harus mendapat perawatan medis di RS Hermina Banyumanik. Pihak sekolah telah mendatangi keluarga korban, menyampaikan permintaan maaf, serta memberikan sanksi pembinaan berupa program "Bengkel Akhlak", sementara Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) bersama DPRD Kabupaten Semarang turun tangan menyoroti pentingnya peningkatan pengawasan menyeluruh guna mencegah terulangnya kasus kekerasan di lingkungan pendidikan

Admin Kampuspers 2 hari yang lalu
4 min baca
187 DOSEN PROGRAM BPDDI TERANCAM KESULITAN STUDI AKIBAT ANGGARAN BEASISWA BELUM DIKUCURKAN Beasiswa

187 DOSEN PROGRAM BPDDI TERANCAM KESULITAN STUDI AKIBAT ANGGARAN BEASISWA BELUM DIKUCURKAN

Sebanyak 187 dosen ongoing yang tengah menempuh pendidikan doktoral melalui Program Beasiswa Pendidikan Doktor untuk Dosen Indonesia (BPDDI) seleksi 2025 terancam kesulitan melanjutkan studi akibat anggaran beasiswa dari pemerintah belum juga dikucurkan. Perwakilan dosen, Fidiatul Adian, menyampaikan bahwa keterlambatan pembiayaan ini membuat para peserta kesulitan membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) serta memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, hingga memaksa sebagian dari mereka mencari pekerjaan tambahan di luar aktivitas akademik seperti menjadi tukang ojek atau pekerjaan informal lainnya. Senada dengan itu, Sapril Ahmad menambahkan bahwa tekanan finansial ini tidak hanya menghambat administrasi perkuliahan, tetapi juga mengancam kelancaran penelitian dan penyusunan disertasi yang sangat penting di tengah target nasional untuk meningkatkan proporsi dosen bergelar doktor yang saat ini masih berada di kisaran 25 persen.

Admin Kampuspers 2 hari yang lalu
3 min baca
KEMENAG TERAPKAN SKEMA PENYEDERHANAAN DAN PEMAMPATAN TAHAPAN UNTUK PERCEPAT PEMILIHAN REKTOR UINSA SURABAYA Kampus

KEMENAG TERAPKAN SKEMA PENYEDERHANAAN DAN PEMAMPATAN TAHAPAN UNTUK PERCEPAT PEMILIHAN REKTOR UINSA SURABAYA

Kementerian Agama (Kemenag) RI menerapkan skema penyederhanaan berkas administratif serta pemampatan durasi teknis tahapan pemilihan untuk mempercepat proses pengangkatan rektor definitif Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Kebijakan efisiensi ini mencakup penggunaan dokumen pendukung yang masih aktif tanpa perlu membuat baru serta pembaruan resume dan visi-misi pendaftar sebelumnya. Dalam rapat koordinasi yang melibatkan pimpinan universitas dan senat, disepakati pula mekanisme rekapitulasi terbuka guna memastikan transparansi serta legalitas tahapan. Dengan disosialisasikannya langkah penyelesaian pemilihan rektor yang akuntabel ini, aksi penyegelan kampus resmi diakhiri dan aktivitas perkuliahan dipastikan kembali berjalan normal penuh mulai Senin, 28 September 2026, demi menjaga iklim akademik yang sejuk dan kondusif.

Admin Kampuspers 2 hari yang lalu
2 min baca