KAMPUS PERS
KAMPUSPERS Jurnalistik Independen & Terpercaya
BREAKING NEWS
Fokus

Headline Utama

UGM NILAI WACANA PENDIDIKAN TINGGI GRATIS HARUS TEPAT SASARAN DAN PRIORITASKAN WARGA KURANG MAMPU
Kampus 11 jam yang lalu 4 views

UGM NILAI WACANA PENDIDIKAN TINGGI GRATIS HARUS TEPAT SASARAN DAN PRIORITASKAN WARGA KURANG MAMPU

Pimpinan Universitas Gadjah Mada (UGM) menilai wacana pendidikan tinggi gratis perlu diarahkan khusus untuk memperluas akses bagi warga kurang mampu agar tidak salah sasaran jika diberikan kepada seluruh kelompok masyarakat. Wakil Rektor UGM Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Wening Udasmoro, menyatakan bahwa masyarakat berkecukupan tetap harus berkontribusi sebagai bentuk solidaritas dan pencegahan ketidakadilan, sementara Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Arie Sujito, menegaskan pentingnya memprioritaskan penyelesaian persoalan struktural dan kelompok miskin yang selama ini belum tertampung dalam struktur ekonomi.

Oleh: Admin Kampuspers Baca Selengkapnya

Pilihan Redaksi

Rekomendasi Artikel Spesial

Berita Terkini

Update Terpercaya Setiap Hari
PAKAR PHARMACY UGM INGATKAN BAHAYA KONSUMSI TANAMAN OBAT TRADISIONAL SEMBARANGAN TANPA TAKARAN YANG TEPAT Event

PAKAR PHARMACY UGM INGATKAN BAHAYA KONSUMSI TANAMAN OBAT TRADISIONAL SEMBARANGAN TANPA TAKARAN YANG TEPAT

Pakar Biologi Farmasi Fakultas Farmasi UGM, Dr. Djoko Santosa, M.Sc., mengimbau masyarakat untuk tidak menganggap semua tanaman obat tradisional otomatis aman dikonsumsi tanpa pengolahan dan takaran yang tepat. Dalam edukasi bersama Kelompok PKK Padukuhan Karanggayam, Sleman, ia menjelaskan bahwa beberapa tanaman herbal seperti daun sirsak, daun rondo noleh, hingga brotowali justru berisiko memicu gangguan saraf serta kerusakan ginjal jika digunakan sembarangan atau terus-menerus. Djoko menegaskan agar masyarakat lebih bijak memanfaatkan herbal, memilih alternatif yang lebih aman seperti sambiloto ketimbang brotowali untuk jamu pahitan, serta tidak mentah-mentah mengikuti tren pengobatan tradisional di media sosial tanpa berkonsultasi dengan tenaga medis.

Admin Kampuspers 3 minggu yang lalu
3 min baca
HAMPIR 100 PERSEN KAMPUS DI DIY BENTUK SATGAS PPKPT DEMI CIPTAKAN LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI BEBAS KEKERASAN Kampus

HAMPIR 100 PERSEN KAMPUS DI DIY BENTUK SATGAS PPKPT DEMI CIPTAKAN LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI BEBAS KEKERASAN

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY mencatat hampir 100% perguruan tinggi di DIY telah membentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) guna menjamin lingkungan kampus yang aman. Kepala DP3AP2 DIY Erlina Hidayati Sumardi mengonfirmasi bahwa seluruh kampus negeri telah memiliki satgas, sementara kampus swasta berukuran kecil yang belum memilikinya tetap dapat mengakses layanan penanganan korban melalui UPT PPA bekerja sama dengan LLDikti. Praktik penanganan kekerasan ini salah satunya diterapkan oleh UNU Yogyakarta melalui sosialisasi sejak masa orientasi mahasiswa baru serta penjenjangan sanksi kasus hingga ranah pidana, penundaan kelulusan, dan pemecatan bagi sivitas akademika yang terbukti melakukan pelanggaran berat.

Admin Kampuspers 3 minggu yang lalu
2 min baca
Iklan Sponsor
TIM PENELITI UNIVERSITAS UDAYANA PETAKAN POTENSI KARBON BIRU TELUK BENOA UNTUK DUKUNG AGENDA CARBON TRADING Kampus

TIM PENELITI UNIVERSITAS UDAYANA PETAKAN POTENSI KARBON BIRU TELUK BENOA UNTUK DUKUNG AGENDA CARBON TRADING

Tim peneliti Universitas Udayana (Unud) yang dipimpin oleh pakar penginderaan jauh pesisir FKP, Abd Rahman As’syakur, Ph.D., tengah menjalankan riset strategis berpendanaan Riset Strategis Institusi (RSI) guna memproyeksikan potensi karbon biru serta valuasi ekonomi ekosistem mangrove dan padang lamun di Teluk Benoa. Melalui pemodelan spasial berbasis penginderaan jauh yang dipadukan dengan verifikasi lapangan, penelitian ini dirancang untuk menghasilkan data presisi yang memenuhi standar Measurement, Reporting, and Verification (MRV) guna mendukung skema carbon trading nasional. Keberadaan riset ini sekaligus memperkuat posisi Unud sebagai pusat keunggulan riset pesisir tropis serta mendorong kawasan Teluk Benoa menjadi percontohan nasional pengelolaan karbon biru yang bernilai ekologis dan ekonomis demi mendukung target Net Zero Emission 2060.

Admin Kampuspers 3 minggu yang lalu
2 min baca
RESMI RAIAH STATUS PTN-BH LEWAT PP NOMOR 35 TAHUN 2026, UNIVERSITAS UDAYANA OPTIMISTIS MANFAATKAN OTONOMI KAMPUS TANPA NAIKKAN UKT Kampus

RESMI RAIAH STATUS PTN-BH LEWAT PP NOMOR 35 TAHUN 2026, UNIVERSITAS UDAYANA OPTIMISTIS MANFAATKAN OTONOMI KAMPUS TANPA NAIKKAN UKT

Universitas Udayana secara resmi beralih status menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) usai menerima penyerahan salinan PP Nomor 35 Tahun 2026 dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi di Jakarta. Transformasi dari PTN-BLU ini memberikan otonomi yang lebih luas bagi Universitas Udayana dalam hal fleksibilitas pengelolaan sumber daya, tata kelola profesional, serta akselerasi riset dan internasionalisasi tanpa diiringi dengan kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa. Rektor Universitas Udayana, Prof. I Ketut Sudarsana, menegaskan bahwa status anyar ini menjadi modal penting yang didukung oleh ratusan guru besar, puluhan ribu mahasiswa, serta puluhan program studi berakreditasi internasional untuk mengakselerasi langkah kampus menuju World Class University yang mandiri dan berdaya saing global.

Admin Kampuspers 3 minggu yang lalu
4 min baca
UGM GANDENG WWF INDONESIA GELAR LOKAKARYA STRATEGI KOMUNIKASI PERUBAHAN PERILAKU DEMI WUJUDKAN ZERO WASTE CAMPUS Event

UGM GANDENG WWF INDONESIA GELAR LOKAKARYA STRATEGI KOMUNIKASI PERUBAHAN PERILAKU DEMI WUJUDKAN ZERO WASTE CAMPUS

Universitas Gadjah Mada (UGM) memperkuat komitmen mewujudkan Zero Waste Campus dengan menggelar lokakarya strategi komunikasi perubahan perilaku pengelolaan sampah pada Jumat (4/9/2026), hasil kerja sama UGM dengan WWF Indonesia. Sekretaris UGM Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu menegaskan bahwa tantangan utama pengelolaan sampah tidak hanya terletak pada infrastruktur, melainkan pada budaya dan kebiasaan sivitas akademika yang masih kerap mencampur sampah kendati sarana pemilahan telah tersedia. Melalui lokakarya ini, pakar memperkenalkan pendekatan Social and Behavior Change Communication (SBCC), metode fishbone, serta strategi kampanye gerakan sosial agar pesan pemilahan sampah disampaikan secara relatas, visual, dan berkelanjutan sehingga mampu membentuk kebiasaan pemilahan sampah jangka panjang di lingkungan kampus.

Admin Kampuspers 3 minggu yang lalu
4 min baca