KAMPUS PERS
KAMPUSPERS Jurnalistik Independen & Terpercaya
BREAKING NEWS
Fokus

Headline Utama

UGM NILAI WACANA PENDIDIKAN TINGGI GRATIS HARUS TEPAT SASARAN DAN PRIORITASKAN WARGA KURANG MAMPU
Kampus 9 jam yang lalu 3 views

UGM NILAI WACANA PENDIDIKAN TINGGI GRATIS HARUS TEPAT SASARAN DAN PRIORITASKAN WARGA KURANG MAMPU

Pimpinan Universitas Gadjah Mada (UGM) menilai wacana pendidikan tinggi gratis perlu diarahkan khusus untuk memperluas akses bagi warga kurang mampu agar tidak salah sasaran jika diberikan kepada seluruh kelompok masyarakat. Wakil Rektor UGM Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Wening Udasmoro, menyatakan bahwa masyarakat berkecukupan tetap harus berkontribusi sebagai bentuk solidaritas dan pencegahan ketidakadilan, sementara Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Arie Sujito, menegaskan pentingnya memprioritaskan penyelesaian persoalan struktural dan kelompok miskin yang selama ini belum tertampung dalam struktur ekonomi.

Oleh: Admin Kampuspers Baca Selengkapnya

Pilihan Redaksi

Rekomendasi Artikel Spesial

Berita Terkini

Update Terpercaya Setiap Hari
UAD DORONG KEMANDIRIAN FINANSIAL DAN DANA ABADI LEWAT PENGEMBANGAN UNIT BISNIS BERBASIS KEPAKARAN AKADEMIK Kampus

UAD DORONG KEMANDIRIAN FINANSIAL DAN DANA ABADI LEWAT PENGEMBANGAN UNIT BISNIS BERBASIS KEPAKARAN AKADEMIK

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus mendorong kemandirian finansial perguruan tinggi melalui pengembangan unit bisnis berbasis pengetahuan dan kepakaran akademik di bawah naungan PT AD Multi Teknologi. Rektor UAD, Prof. Muchlas, menegaskan bahwa tata kelola bisnis kampus harus berorientasi pada hasil dan profesionalitas guna mendukung efisiensi dana operasional, kesejahteraan pegawai, serta pembentukan dana abadi (endowment fund). Langkah strategis tersebut ditandai dengan peluncuran dan reorganisasi empat unit bisnis utama—mencakup Ahmad Dahlan Training Center, AD Multi Digital, Ahmad Dahlan Laboratory Services, dan Ahmad Dahlan Innovation and Commercialization yang berfokus mengonsolidasikan potensi intelektual, pelatihan, layanan laboratorium, hingga hilirisasi produk riset dosen menjadi nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi industri dan masyarakat.

Admin Kampuspers 2 minggu yang lalu
3 min baca
AKADEMISI LINTAS NEGARA BAHAS ADAPTASI HUKUM ISLAM DAN FIKIH DI ERA KECERDASAN BUATAN PADA ICILI 2026 Kampus

AKADEMISI LINTAS NEGARA BAHAS ADAPTASI HUKUM ISLAM DAN FIKIH DI ERA KECERDASAN BUATAN PADA ICILI 2026

Akademisi lintas negara membahas adaptasi hukum Islam dan fikih terhadap era digital serta kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam International Conference On Islamic Law In Indonesia (ICILI) 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Forum internasional ini menghadirkan pakar dari Thailand, Malaysia, Inggris, dan Indonesia untuk membedah tantangan hukum dan etika Islam di tengah pesatnya perkembangan teknologi, mulai dari keabsahan akad digital, tanggung jawab sistem otonom tanpa taklif moral, hingga formulasi fatwa oleh AI. Kehadiran para akademisi ini menegaskan pentingnya tradisi fikih untuk terus berdialog dengan realitas baru secara disiplin dan terbuka, guna merumuskan solusi atas berbagai isu strategis seperti keuangan digital, hukum keluarga, zakat, hingga keadilan sosial di era modern.

Admin Kampuspers 2 minggu yang lalu
2 min baca
Iklan Sponsor
KEMENBUD TARGETKAN PEMBANGUNAN MUSEUM SYEKH YUSUF AL-MAKASSARI DI AFRIKA SELATAN DIMULAI 2027 Pendidikan

KEMENBUD TARGETKAN PEMBANGUNAN MUSEUM SYEKH YUSUF AL-MAKASSARI DI AFRIKA SELATAN DIMULAI 2027

Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) RI menargetkan pembangunan Museum Syekh Yusuf Al-Makassari di Cape Town, Afrika Selatan, dapat dimulai pada tahun 2027 setelah menyelesaikan proses perizinan yang rumit. Dengan menyiapkan anggaran sebesar Rp62 miliar, museum yang mengadopsi arsitektur Kerajaan Gowa ini ditindaklanjuti untuk merealisasikan komitmen historis sekaligus merespons permintaan masyarakat lokal serta keturunan pahlawan nasional dari dua negara tersebut. Selain menjadi tempat penyimpanan manuskrip dan pelestarian warisan sejarah tokoh penyebar agama Islam yang sangat dihormati di Afrika Selatan itu, keberadaan museum ini diharapkan dapat berkembang menjadi Rumah Budaya Indonesia serta mempererat hubungan diplomatik dan kebudayaan antara Indonesia dan Afrika Selatan.

Admin Kampuspers 2 minggu yang lalu
3 min baca
KEMDIKTISAINTEK TEGAS MEMINTA KAMPUS TRANSPARAN TANGANI KASUS KEKERASAN DAN STOP TUTUPI DEMI NAMA BAIK Kampus

KEMDIKTISAINTEK TEGAS MEMINTA KAMPUS TRANSPARAN TANGANI KASUS KEKERASAN DAN STOP TUTUPI DEMI NAMA BAIK

Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Ineke Indraswati, menegaskan agar perguruan tinggi tidak lagi menutup-nutupi kasus kekerasan demi menjaga reputasi, melainkan mengedepankan penanganan yang transparan, akuntabel, serta berpihak pada pemulihan korban. Arahan tersebut disampaikan dalam Seminar Nasional dan Temu Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) se-Indonesia di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada 8–9 September 2026. Dalam pertemuan bertema penciptaan kampus aman dan inklusif tersebut, Rektor UNJ Prof. Komarudin beserta jajaran Satgas turut mendukung penanganan komprehensif atas berbagai bentuk kekerasan termasuk perundungan (bullying) serta mendorong pembentukan Forum Komunikasi Satgas PPKPT se-Indonesia guna memperkuat sistem perlindungan, koordinasi, dan transparansi di lingkungan kampus.

Admin Kampuspers 2 minggu yang lalu
2 min baca
DUA MAHASISWA UGM RAIH PRESTASI INTERNASIONAL BEST COLLABORATIVE TEAM DI AUN-SAN VOX MEETING 2026 Kampus

DUA MAHASISWA UGM RAIH PRESTASI INTERNASIONAL BEST COLLABORATIVE TEAM DI AUN-SAN VOX MEETING 2026

Dua mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Eugenia Novera Kwang dan Ajeng Zahia Aini, berhasil mengukir prestasi dengan meraih penghargaan "Best Collaborative Team" dalam ajang The 2nd AUN-SAN VOX Meeting 2026 yang digelar di Universitas Airlangga, Surabaya, pada 2–5 September 2026. Mengusung tema "Future Skills, Global Minds", forum kemahasiswaan tingkat regional ASEAN ini mempertemukan perwakilan dari tujuh negara untuk mendiskusikan berbagai isu strategis, seperti literasi kecerdasan artifisial, kesiapan kerja di era otomasi, kompetensi lintas budaya, hingga keberlanjutan. Melalui rangkaian kegiatan intensif mulai dari Issue Mapping hingga Policy Resolution Lab, keikutsertaan kedua mahasiswa tersebut tidak hanya menjadi wadah pertukaran gagasan dan jejaring internasional, tetapi juga menegaskan komitmen UGM dalam membentuk generasi muda yang berwawasan global serta memiliki kapasitas kepemimpinan dan kolaborasi lintas budaya.

Admin Kampuspers 2 minggu yang lalu
4 min baca